Majelis Ilmu Sebagai Wadah Mewujudkan Cinta dan Kasih

Hiburan dengan lagu dangdut memang sangat diminati oleh setiap penikmat dangdut, ya…. dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Musik ini yang selalu hadir di 102,9 fm, radio dangdut TPI, asyik musiknya, asyik goyangnya. Lantas apakah hanya lagu-lagu dangdut saja yang ada di radio dangdut TPI? Tentu saja tidak, karna ada beragam acara lainnya, sebut saja hikmah sore, yang hadir di radio dangdut TPI setiap jum’at, jam 4 sampai jam 6 sore. Tanya jawab seputar agama islam, dengan sedikit ulasan yang akan dibahas, bersama ustad Arbani Al semuntuli, dari yayasan amanat kesejahteraan Umat Islam (Aquis). Di acara ini, temen dangdut bisa berinteraktiv lewat telp di 430570 dan 430707 dan juga di sms line 0811781067. Hari ini saya bersama karti dan pak ustad mengulas tema”majelis ilmu sebagai wadah mewujudkan cinta dan kasih”.Menurut pak ustad temen dangdut dapa langsung menyimak di Surat Al-Araff ayat 204, surat Ali imron ayat 164 dan surat Alhujarat ayat 10. Banyak sekali pertanyaan daeri temen dangdut, walaupun banyak yang bertanya diluar tema, tapi tetap pak ustad berusaha untuk bisa memberi jawaban yang sesuai dengan kemauan teman dangdut. Yang lucu ni ada sms dari temen dangdut yang bernama Dewod” katanya selama ini banyak cowok yang bilang cinta, tapi minta bukti, dengan’maaf bukti cium” sebenarnya dalam islam cinta perlu bukti gak ya pak ustad? Saya dan karti yang siaran, tersenyum kecil, Pak Ustad menjawabnya dengan sangat arif. Cinta itu adalah kepingan hati yang terdiri dari 2 bagian, bagian pertama adalah akal, dan bagian kedua adalah akal. Nah bagaimana caranya jangan sampai akal kita dikendalikan nafsu,tapi justru bagaimana kita bisa mengendalikan nafsu lewat akal kita. Wawww…jawaban yang cukup membuat saya termenung, benar sekali, terkadang dalam cinta kita memang mengedepankan nafsu ketimbang akal. Dan ada juga sms ndar imm di pulau rimau, pertanyaanya gimana agar dia bisa memiliki sikap yang halus dan sopan pada setiap orang. Nah untuk jawaban ini, pak ustad menjawab, bahwa ada hadist Rasulullah yang mengatakn “ Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah dengan perkataan yang baik baik, jika memnag tidak mampu,lebih baik Diam. Artinya diam lebih baik daripada kita mengucap kesalahan. Benar kan? Ini hanya sekelumit bahasan di Hikmah sore jum’at 13 februari 09, pengen tau lebih banyak sepuat islam? Tongkrongin hikmah sore di 102,9 Fm, radio Dangdut Tpi, asyik musiknya, Asyik goyangnya.(dinda Aye).

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: