“Pelajar” vs “Pekerja”

Tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan. Perbedaan pendapatan keluarga, membuat seorang pelajar harus berperan ganda selan sebagai pelajar juga sebagai pekerja. Inilah yang menjadi tema obrolan Dapur Dangdut pagi ini. Bolehkah seorang pelajar berperan ganda sebagai seorang pekerja. Lebih dari 100 sms teman dangdut yang bergabung , 90 % menyatakan boleh , dan itu sah sah saja. Justru itu baik untuk mengajarkan kepada anak untuk lebih bisa menghargai uang. Dan kebanyakan , teman dangdut juga pernah mengalami “sekolah sambil kerja”. Ini beberapa sms dari teman dangdut, As.pgi mba’rani Q yg mnis..ni dgn rik0 dsmuntul mnurut q sah2 sja sbab q jga prnah mnglami sk0lah smbil bkerja.Nanang Skmu5ia mnurutku skolah smbil krja boleh2 saja asalkan blajar gak ditinggalkan. Aplagi klau dia brasal dr kluarga krang mmpu, htung2 trut membntu org tua. Rata rata isi sms dari teman dangdut semuanya sama. Yang bergabung lewat telpon juga menyatakan hal yang sama. Yah, memang sih, ga ada salahnya seorang pelajar berperan ganda sebagai pekerja juga, asal dalam kadar yang sesuai. Juga jangan sampai mengganggu sekolah. Tapi pertanyaannya, apakah itu suatu bentuk eksploitasi….??? Sepertinya bukan…toh itu keinginan si anak sendiri demi mendapatkan pendidikan yang layak bagi kemanusiaan…^^ (Ranie)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: