KaMu BoHoNg

Dari mana nak? Biasa bu, bantuin temen di warung ibunya’ehmmm….bantuin temen? Bener gak ya? Kadang2 suka bikin bingung ya apakah bener ucapan si anak tadi, telat pulang sekolah gara gara bantuin temen di warung ibunya? Atau ternyata hanya bohong? Yuppppssss Bohong, ini adalah kalimat yang gak seharusnya kita pake untuk menemukan sebuah ketenangan dibalik ketakutan kita yang tidak beralasan, tapi gak bisa dipungkirin kalo tanpa sadar kita suka berbohong, bener gak? Kira kira kenapa ya anak anak atau justru kita para orang dewasa suka berbohong? Ini tema dapur dangdut dinda di hari senin 03 maret 2009. rata rata sih bilang kalo bohong demi kebaikan? Ehmmm… apa iya ? tapi detailnya seperti apa kebohongan yang pernah dilakukan teman dangdut? Ni ada budi di talbet ngakunya suka berbohong sama ortu ,suka pulang malam2 , pas ditanya drmana, aq blang aj dr lembur kerja,padahal dr jln2,,ck,,,ck…ck, kalo lala di talang kapuk beda lagi pernah berbohong sm ibu bilangnya mau tidur di rumah ayuk padahal lala tdr di rumah temen, waduhhhhh , terus ada nun disemuntul yang beralasan bohong krna dia ketakutan. Yang lucu ada remon ni pernah bo,ongi ibu , kalo ga’ salah waktu itu aq masih duduk di kls 2 SMP, aq minta uang good morning ama ibu q, kata ibu q, apa itu good morning nak? kata q, itu printah baru dari skolah aq bu” brapa? Kata ibu q, kata q, ga’ banyak bu, cuman 100 000. beneran dikasih,kak….kak…kak… waduh ibu ibu mau2 nya diboongin ma anak kayak remon. Perlu diajarin bahasa inggris tuh ibu. Itu remon, yang oke nih ada cimut di pangkalan balai, katanya keponakannya yang kelas 1 SD pernah boong ad crita ni..kponkn aq kls 1 stiap pulang skolah selalu aku tnyain dapet brpa nilainya , dia sllu brbhong, dia blang nilainy cm dpt 5..jd kita yg dgrny tu ksel jd mau mrh sma dia..tp wkt kita periksa bukuny. eh trnyata dapetnya 100, wahhhh ini sih bukan bohong tapi bohong bohongan!! Kadang kadang anak anak emang lucu ya’ ada aja kejaannya makanya kita sebagai orang tua, tante, om atau bahkan saudaranya mesti benar benar berrhati hati, jangan sampai kita mengajarkan kebohongan tanpa sadar. Loh kok bisa? Iya contohnya, ada tamu yang gak kita sukai, kita bilang ke anak ;bilang sama tamu itu papa gak ada ya nak. Padahal kita di dalem rumah. Otomatis tanpa sadar kita sudah mengajarkan kebohongan, dan si anak berpikir bahwa kebohongan itu boleh dan sah. Padahal bohong sangat tidak dibenarkan,apalgi harga sebuah kejujuran itu sangatlah mahal. Ini menurut Drs.Ridwan Yakub, yang merupakan ketua dari Yayasan Sekolah islam terpadu Auldi Islamic School’sekolah anggota dari international excelant yang berpusat di kulalumpur, menurut pak ridwan, berbohong adalah kondisi di dalam diri seseorang yang tidak boleh dipertahankan, karna akan bersifat continue atau berkelanjutan, dan tentu ini berbahaya. Apabila anak sudah mulai bisa berbohong , tidak ada salah nya kita memberi hukuman, dengan catatan anak tidak diintimidasi. Tapi disaat anak berbicara jujur, tidak ada salahnya juga bila kita memberi penghargaan. Jangan lupa untuk memperhatikan lingkungan perhgaulan anak, karna di dalam suatu hubingan hanay ada 2 hukum’ dipengaruhi atau mempengaruhi’, bila anak kita termasuk anak yang ternyata gampang dipengaruhi, dengan tentunya permasalahan seperti berbihong tadi, bukan tidak mugkin anak kita ikut menjadi orang yang pandai bahkan terbiasa berbohong. Ooooo….. lalu bagaimana agar kita bisa meminimalisir kebohongan pada anak? Berikan contoh yang baik u anak semulai usia dini ’karna anak diibaratkan kertas putih yang masih bersih, apa yang kita tuliskan, akan menjadi kan anak baik bahkan buruk seperti apa yang kita tulis di kertas putih. Jadi mari bapak ibu saudara saudari ku teman dangdut tercinta untuk berupaya memberikan contoh yang terbaik untuk anak sebagai upaya mencetak generasi penerus yang lebih handal dan jujur. Amin(Dinda Aye)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: