BERPULANGNYA SANG “BROADCASTER” MUDA RDTPI

Innalilahi Wa Inna Ilaihi Roji’un, Sabtu, 14 Maret 2009 merupakan hari yang diliputi awan kelam bagi keluarga RDTPI (Radio Dangdut TPI) Palembang khususnya, dan Sumatera Selatan pada umum. Betapa tidak salah satu orang yang pernah berjasa dalam hal kepenyiaran di RDTPI Palembang – Banyuasin telah di panggil oleh sang Maha Pencipta Allah SWT, Sabtu pagi sekitar jam 5 pagi WIB dan Dikebumikan hari ini juga ba’da Ashar sekitar jam setengah 4 sore. Dia adalah Nur Khafidlin atau Aldieno Moreno atau lebih di kenal dengan sebuatan ALDIEN. Meski tidak berstatus sebagai penyiar di Radio TPI Palembang sejak beberapa bulan yang lalu lantaran kondisi kesehatannya menurun sehingga beliau mengajukan resign (mengundurkan diri) demi pulihnya kesehatannya. Akan tetapi, ternyata sakitnya tidak kunjung sembuh bahkan udah berobat kemana- mana, namun tetap saja nihil. Segala usaha telah dilakukan baik medis maupun non medis tetap saja tak kunjung menemukan obatnya yang paling cocok. Entah memang penyakitnya udah gak ada obatnya lagi atau memang karena udah suratan taqdir sehingga nyawanya tak tertolong lagi.

Duka yang begitu mendalam sudah pasti dirasakan oleh orang – orang terdekatnya terutama keluarganya, sahabat2nya, bahkan teman – teman se profesinya yang pernah dekat dengan beliau, tak terkecuali keluarga RD TPI Sumatera Selatan, sebab sebagian besar karyawannya (penyiar) sudah pernah di “ajarin” beliau dalam hal siaran, produksi dan lain – lain, sehingga sudah tentu punya kenangan tersendiri baik kenangan yang menyenangkan atau menyedihkan intinya suka maupun duka.

Dihari yang masih diliputi oleh duka dan kesedihan ini Radio Dangdut TPI menayangkan atau menghadirkan acara spesial yang di beri tajuk :IN MEMORIAM ALDIENO MORENO” yang acaranya telah diselenggarakan mulai pukul 14.00 s/d 16.00 WIB Sabtu (14/03) 2009. Acara ini langsung dipandu oleh 3 penyiar: Rheyno Wow, Ali Topan dan juga Mbah Kalimo (yang biasanya hadir di acara P BOX 1067 dengan aksi – aksi lucunya tapi kali ini karena dalam suasana duka sehingga agak terdengar sedikit kalem hehehe)

Dalam acara ini, RDTPI sengaja mengingat kembali kenangan – kenangan yang pernah dialami bersama almarhum, mulai dari Rekan kerja di RDTPI Palembang (Ranee Mukhrejee dan Dinda Kirana Aye), Jay Santai (RDTPI Sekayu), Aldo (RDTPI Lubuklinggau), Erick Be (RDTPI Lahat). Banyak sekali pengalaman – pengalaman yang pernah terjadi semasa almarhum kenal dengan mereka baik suka maupun duka, dalam hal siaran, produksi, belajar scrift iklan, drama, Radio Expose dan lain sebagainya. Tidak hanya kru yang mengungkapkan kenangan – kenangan mereka, akan tetapi Marketing RDTPI & Trijaya FM SUMSEL (mbak Ana) juga turut dihubungi dan mengungkapan kesan dan kesannya selama menjalin kerjasama dengan almarhum Aldien, dan Mbak Ana bilang kalau beliau (Aldien) itu merupakan salah satu Broadcaster Muda yang Profesional, karena selama bekerja sama tersebut selalu mudah dan jarang sekali ada hambatan dan cepat sekali menyesuaikan diri sehingga tidak sulit untuk menyelesaikan tugas yang di berikan. Mbak Ana mengungkapkan kalau dia kehilangan sosok Broadcaster yang berani dan tegas.

Salah seorang fans setia Radio dangdut TPI Pak Nanang (Sabda) yang juga turut membangun kemajuan radio ini mengungkapkan kalau sosok Aldieno Moreno patut dicontoh karena kinerja yang bagus dan bertanggung jawab terhadap pekerjaannya membawa kemajuan bagi perusahaan tempat dia bekerja, itu terbukti dari kinerja Aldien yang bagus mulai dari awal membangun radio Dangdut TPI sampai beliau mengundurkan diri dengan alasan kesehatan tadi.

Dari Dua fans setia lainnya Cekmar dari talang kelapa mengungkapkan pengalaman yang tidak pernah terlupakan pada saat baru – baru ketemu dengan Aldien, Cekmar pernah di sarankan oleh almarhum untuk mengikuti modelling tapi cekmar menolak dengan alasan tidak berani dan bukan jalur yang diminatinya, dimint mematai – matai teman dangdut yang suka nyamar (nelpon lebih dari sekali) selain itu juga cekmar pernah dipaksa makan nasi oleh Aldien sementara cekmar anti dengan nasi (lebih suka mie instant) sehingga mau tidak mau dia harus makan nasi tersebut dengan perasaan yang tidak menentu karena hatinya mengatakan tidak mau.

Lain lagi dengan Andy Samudera yang mengaku banyak juga kenangan – kenangan suka maupun duka yang pernah dia rasakan bersama almarhum Aldieno Moreno yang tentunya menyangkut kebaikan dan kemajuan radio dangdut Tpi yang kita cintai.

Yang ikutan dalam acara ini melalui sms juga cukup banyak yang mana mereka mengucapkan rasa duka cita yang mendalam kepada Aldieno Moreno, juga ada beberapa pengalaman yang pernah dialami fans tersebut dengan Aldieno salah satunya “Ariyani&Eva,bg ALDIN orgny manis,baik,suka humor,sgt tekun dlm bekerja,ramah,mudah akrab sm siapa sj&ia sllu mndekatkn diri kpd ALLAH SWT.Bnyk Kenangan indah trcipta semasa brsma. Smg arwah beliau mendptkn tempat yg layak disisi ALLAH SWT sesuai dgn amal kebaikanny selama ini&smg kluarga jg qt tmn2ny yg ditinggalkn diberi ketabahan. SELAMAT JALAN BG ALDIN…smg kelak diakherat qt smua dipertemukn kembali disuasana yg bhgia&ditempatkn disyurgany ALLAH SWT”.

Masih banyak lagi yang tentunya tidak akan cukup untuk dituliskan dalam blog ini.

Selain cerita – cerita pengalaman – pengalaman diatas juga dilakukan pemutaran lagu-lagu rekaman karaoke beliau pada saat masih aktif kerja di RDTPI Palembang. Ada 4 lagu yang kita putar sebagai pengganti lagu – lagu yang biasa kita putar oleh penyanyi aslinya. Opening kita siapin Cinta diatas karang (Hit’s Yolanda Yusuf), Malam penuh Rindu (Hit’s Caca handika), Dangdut Rock (Hit’s Aan KDI) dan Cincin Putih (Hit’s Caca Handika) sebagai Closing.

Mbah Kalimo selaku yang dituakan dan senior di RDTPI juga mengungkapkan perjalanan Riwayat Aldieno Moreno mulai dari awal kerja sampai memutuskan mengundurkan diri dari RDTPI. Dan selaku Management RDTPI SUMSEL Mbah Kalimo juga berharap semoga spirit atau motivasi kerja yang dimiliki oleh almarhum bisa diteruskan oleh teman – teman yang saat ini masih aktif bergabung di Radio dangdut Tpi ini.
Untuk memberikan doa kepada Aldien telah diadakan juga pembacaan Surah Yassin bersama yang dipimpn oleh salah satu Ustadz yang berasal tidak jauh dari lokasi RDTPI Gedung Pandji Media Network km 14 banyuasin Palembang Sumatera Selatan, serta di ikuti oleh perwakilan dari Management, kru RDTPI dan TRIJAYA FM Sumatera Selatan serta beberapa fans.

Dan akhirnya dengan iringan Doa kita ucapkan Selamat Jalan kepada Nur Khafidlin (Aldieno Moreno/Aldien) semoga Allah SWT mengampuni segala dosa – dosa dan kesalahannya menempatkan beliau pada sisi-Nya sesuai dengan Amal perbuatannya selama masih hidup, sehingga menempatkannya dalam Surga yang telah dijanjikan kepada ummat-NYA. Bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Amin, Amin Ya Robbal ‘Alamin.

Selamat jalan sahabat kenangan indah bersamamu akan dijadikan pengalaman hidup untuk meneruskan langkah kedepan dengan penuh semangat. (Rheyno Wow)

    • imi surya putera
    • Maret 14th, 2009

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un, turut berduka cita.
    salam dari tenggara pulau kalimantan, mampir yo ke http://www.imisuryaputera.co.cc

    • anti
    • Maret 15th, 2009

    inna lillahi wa inna ilaihi roji’un…………. ya ALLAH, mdh2 kau membrikan tempat yg layak untuk alm,mas aldien,,,, walau anti belum pernah ketemu langsung,,, sungguh anti juga merasa kehilangan,,, sekarang dia dah tenang disi2mu ya ALLAH,, berikan lah ia kebahagian disisimu, AMIN,,,, WE ALWAYS LOVE YOU,,,,

    • mey2_105fm
    • Maret 16th, 2009

    Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un..
    Walaupun mey belum kenal dekat dengan beliau, tp mey juga ikut bersedih..akan perginya bang ALdien dari ehidupan dunia yg fana ini.
    Mey hanya bisa berdo’a, agar beliau ditempatkan disisi aLLoh SWT dengan baik. dan memaafkan kesalahan2 dan kekhilafannya selama dunia. amiiiiiiiiin….

  1. Hari sabtu 14 Maret 2009
    Hari berduka
    Untuk kedua kalinya saya merasa kehilangan teman dekat.
    Mas Aldin (almarhum) adalah orang yang mengantarkan saya jadi
    penyiar campur sari di RDTPI 106.7 FM. Mulai mengudara 13 Januari 2008 tahun
    lalu. Waktu yang singkat untuk mengenang beliau. Namun begitu sulit untuk
    melupakan beliau, Kebaikan dan profesional didalam bekerja.
    Semoga diterima segala amal kebaikan dan diampuni segala kekilafan
    oleh Alloh SWT . Amin……
    Selamat jalan saudaraku

  2. selamat jalan kawan,

    walau selamanya kau tak kan pernah lagi terlihat,

    namun selamanya kami merasa engkau sangat dekat..

    al-fathihah buat alm..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: