Benar atau Jujur

bohongSaat kita dihadapkan pada situasi dimana kita tidak bisa menemukan jalan keluar, pilih jalan A yang menurut kita benar, tapi ternyata kita harus berbohong, begitu juga sebaliknya, kita harus memilih jalan B (jujur), tapi itu justru menyakiti rang lain. Wah serba salah ya…. Jadi sebaiknya kita harus pilih jujur tapi belum tentu benar, atai puluh benar tapi ga jujur (bohong)? Menanggapi tema dapur dangdut pagi ini (yang di sponsori oleh Telkomsel), banyak teman daNgdut yang berpendapat untuk tetap jujur, karena jujur itu adalah harga mati. Tapi pertanyaannya, apakah selamanya jujur itu berakibat baik? Ada juga yang lebih memilih untuk bertindak benar walaupun untuk itu dia harus berbohong.

Untuk hal seperti ini (memilih bertindak benar atau jujur) adalah hal yangjujur atau benar sangat sulit sekali, misalnya saja kita harus terpaksa mengatakan “ya” untuk hal ingin kita kataan “tidak”, tapi itu adalah tuntutan profesi atau demi kebaikan orang lain, dan dengan seperti itu kita telah bertindak benar, tapi kita telah berbohong. Apalagi profesi yang agak butuh sedikit bualan (misal penyiar^^), dia harus mengatakan hal yang mungkin tidak disukainya, tapi harus tetap dia katakan. Dan masih banyak contoh contoh yang lain. Tapi bukankah kita juga harus selalu berkata jujur? Karena benar menurut kita belum tentu benar menurut orang lain. Nah lo….jadi bingung kan!!! SAMA !!! Yang pasti, menurut saya, ada kalanya kita membutuhkan kebohongan demi sebuah kebenaran dan begitu juga sebaliknya. Kita harus tau saat kita berada pada situasi tertentu, hal mana yang lebih kita butuhkan, kejujuran atau kebenaran. Kalau Anda lebih pilih yang mana….??? (Ranie)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: