NiKaH yuk?????

Kalo udah ngomomgin nikah’siapa sih yang gak mau? ayo siapa yang nggak mau? pasti deh bagi para pasangan muda, pernikanan adalah saat yang dinanti2, udah bisa dibayangin kan, hari itu nantinya pasangan pengantin akan menjadi raja dan ratu sehari’ tapi,,,, untuk menuju hari itu masih banyak hal Kartu undangan merupakan “menu pembuka” dalam sebuah pernikahan. Dari sebuah kartu inilah, tamu-tamu Anda akan mengetahui pertama kali secara luas tentang hari berharga dan terpenting Anda dan pasangan.images
Jangan dikira kartu undangan bukanlah elemen penting. Perlu diketahui, kartu undangan memegang peranan awal karena berfungsi sebagai perpanjangan tangan antara Anda, pasangan, dan keluarga dengan para tamu undangan. Kartu tersebut merupakan bentuk dan cermin pesta pernikahan Anda. Pesta Anda tentu akan lebih bermakna dengan kehadiran orang-orang terdekat. Baik keluarga, sahabat, tetangga dan relasi bisnis. Anda tentu tak ingin kesempatan berkumpul pada hari bahagia ini justru jadi sia-sia karena kartu undangan yang “bermasalah” dan membuat orang-orang yang Anda harapkan kehadirannya gagal datang ke pesta Anda (uhhhhhhhhhhhh).
Meskipun undangan dapat disampaikan secara lisan melalui teman, utusan, maupun melalui teman, utusan, maupun melalui telepon, namun bagi yang diundang akan lebih berarti dan lebih tinggi penghargaannya bila undangan disampaikan langsung dengan sebuah kartu. Makanya menurut teman dangdut , nantinya kalo menikah pengan mendesign sendiri kartu undangannya atau diserahkan ke panitia atau keluarga? Trus pengennya kartu undangan yang biasa atau dengan pertimbangan sendiri ni seperti apa?( upss. Catatan ya, Cuma untuk yang belom nikah)^_^
Jika Anda tidak punya banyak waktu, pilih percetakan atau vendor kartu yang lokasi kantornya tidak jauh dari domisili Anda. Hal ini akan mempermudah Anda saat ada revisi pada desain kartu. Aduh jadi ngobrolin kartu undangan, ya iyalah karna emang hari ini, sengaja dinda mengajak teman dangdut berbagi cerita mengenai kartu undangan. Satu jam pertama dapur dangdut bersama telkomsel, banyak temen dangdut yang kirim sms, ada yang mau nya direahan ke panitia, ada juga yang mau mengurus sendiri, ni Kalo buat seorang DIAN sungai putat nanti kalo nikah nyuruh panitia aja dan konsep nya sederhana aja (idih males bange ya ?hi,,hi), eli dari sungai mampat kayaknya juga gak mau repot, jadi mending diserahkan temen2 dan panitia aja deh,ehmmm. Sama ni dengan F2f Febri ulak baru yang juga diserahkan kepada panitia aja, jadi nrima udah jadi gitu. Tapi kalo kupik di bongor beda ni, menurutnya kalo nanti menikah lebih baik mengurus undangan nya sendiri dengan pasangan biar lebih puas gitu,cieeeeeeeeee….sama juga ni Ariyani&Eva,Undangan inginnya diurus sendiri, konsepnya sederhana saja,maunya smua kluarga,tetangga kanan kiri&teman2 diundang, biar banyak yg kasih do’a restu&jd ramai.Amin dinda doain deh’ (tapi doa’in dinda juga ya’hiks…hiks) Dapur dangdut Telkomsel juga kedatengan sms dari rena perasenan, menuntutnya dapat dipastikan sendiri, supaya lebih jelas dan lebih rapi/bgus kata2nya. Sita d’pedu juga berpendapat nanti kalo nikah ingin disign undangan nya diurus sendiri karen lebih teliti siapa2 yg diundang nantinya, jd pngantin kan juga ikut berperan. Kalo Mul yani di KERINJING, trgntung kemufakatan kta ber 2 gimna jalan terbaik nya yg pasti sesuai dgn resepsi nya meriah tau sederhana,getooooo
Okelah semua pendapatnya teman dangdut mantep2, tapi biar lebih mantap dinda punya tips untuk memilih kartu undangan:
1. Pilih jenis huruf yang tidak susah dibaca. Jangan gunakan huruf yang sepintas terlihat indah namun sulit dibaca. Huruf yang simple namun bersih akan membuat tamu tidak kesulitan saat membaca nama calon pengantin, alamat tempat pernikahan, waktu pernikahan dan lain-lain.
2.Cantumkan denah atau peta lokasi pernikahan Anda pada kartu undangan. Kendati peta yang dicetak langsung pada kartu undangan biasanya ada biaya tambahan, namun relatif lebih aman daripada peta yang hanya diselipkan karena mudah hilang atau tercecer.
3.Saat akan dicetak, periksa kembali desain kartu undangan, apakah semuanya sudah benar penulisan hurufnya. yaitu nama mempelai dan gelar, nama orang tua dan gelar, waktu dan tanggal hari pernikahan, alamat gedung atau rumah dan tempat akad nikah, alamat rumah keluarga, dan gambar peta.gimana? setuju?setuju ya?kalo setuju jangan lupa undangannya dinda tunggu.he..he^_^(DindaAye).

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: