KaRtInI dAn EmanSipAsi

Ibu kita kartini

Putri sejati

Putri Indonesia

Harum namanya

Ibu kita kartini

Pendekar bangsa

Pendekar kaumnya

Untuk merdeka

kartini21 April, semua orang pasti tahu hari ini kita memperingati hari kartini, diseluruh belahan daerah di Indonesia,tentu saja mencoba memaknai hari kartini, baik itu menyelenggarakan lomba, atau sekedar melakukan upacara kecil guna memperingati hari kartini, ya……Bentuk perjuangan Kartini memang luar biasa bagi kemajuan kaum perempuan negeri ini. Karena jasa-jasanya anak-anak kita, khususnya anak perempuan kita bisa bersekolah setinggi-tingginya. Kalau boleh kembali mengingat pada tanggal yang sama 21 april , 129 tahun yang lalu telah lahir seorang perempuan, anak dari Bupati Jepara kala itu, RM Sosroningrat, yang pada perkembangannya akan menjadi cikal bakal pejuang wanita yang tidak hanya dianggap sebagai pejuang bagi wanita saja tetapi juga perjuangan seluruh bangsa Indonesia, yaitu Raden Adjeng Kartini. Sebagai seorang perempuan pribumi pada masa itu Kartini sangatlah beruntung karena dia bisa menamatkan diri sekolah di ELS (Europese Lagere School) dan bisa berbahasa Belanda tulis dan baca. Namun, setelah usia 12 tahun, seperti halnya wanita lainnya, dia harus menjalani pengitan yang berarti tidak boleh keluar dari pekarangan rumahnya. Namun, karena memiliki pemikiran-pemikiran yang sangat maju, gejolak Kartini tidak bisa tertahankan. Dia sering melakukan korespondensi dengan sahabat penanya di negeri Belanda untuk saling bertukar pandangan mengenai perkembangan jaman yang sedang terjadi. Sebagai seorang wanita yang memiliki konsep pemikiran yang sangat maju terhadap bangsanya, Kartini tidak hanya pantas sebagai pejuang wanita. Bahkan dia merupakan salah satu dari sedikit pejuang perintis kemerdekaan Indonesia dari tangan Belanda. RA Kartini layak menjadi pejuang “Emansipasi Bangsa Indonesia”. Emansipasi, wih…kata kata ini biasanya identik sekali dengan hari kartini. Emansipasi pembebasan dari perbudakan, persamaan hak dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, maka itu dinda coba angkat tema ini di dapur dangdut hari ini, seperti apa sih sebenarnya emansipasi menurut teman dangdut? Seperti biasa dinda buka line sms untuk berbagi opini, dihibur dengan lagu lagu dangdut yang asyik, tapi tetep karna hari kartini, lagu lagu yang dihadirkan 102.9 fm semuanya dari penyanyi dangdut perempuan, he,,,,he, secara kan emansipasi? Mau tau jawabannya temen dangdut? Ni ada cika semuntul, emansipasi itu artinya wanita hrs pnya pengetahuan yg luas,sejajar dgn pria,tp ttp hrs pd kodratnya . Kalau menurut betaria di semuntul emasipasi.itu..belajar membangun suatu kesuksesan dalam mencapai masa depan yang lebih baik,kalau sita di pedu, Emansipasi itu mensejajarkan Derajat lelaki dengan Wanita, tapi tetep harus tau kewajiban untuk mengurus rumah tangga, Rena yang ada di perasenan pun berpendapat kalau emansipasi wanita itu artinya segala se suatu yg dilakuin kaum laki-laki,wanta harus bisa juga, sementara dari sms kaum adam ada Fery candra d plaju. .menurut candra emansipasi adalah melangkah lebih maju jangan terbelakang dlm segala bidang. Hampir sama juga dengan bnag andi samudra di km 35 emansipasi itu dlm kaca matanya bang andi adalah kesamaan hak dlm bentuk apapun tidk ada diskriminasi.dgn tanda kutip tdk kluar dari fitrahnya sbagai seorg perempuan. Wah…semuanya sudah pinta untuk berbagi opini, dan semua itu benar, eamansipasi menghantarkan wanita Indonesia menuju mimbar kehormatan dan gerbang kebebasan, harus dipahami kebebasan bukan berarti kebablasan. Realita melintas ditengah-tengah kehidupan modern, bahwa wanita tidak lagi dipandang sebelah mata, lebih dihargai dan dihormati. Dewasa ini, tak dapat dinapikkan telah banyak kaum wanita dalam meniti karier, pendidikan bahkan jabatan melebihi kaum pria, mau contoh? Dinda berhasil interaktiv dengan seorang pengacara wanita yang cukup terkenal di palembang ‘Ibu Anita Nuri hati’ beliau adalah salah satu contoh kartini masa kini, siapa bilang hany alaki laki yang bisa menjadi pengacara? Ibu Anita nuri hati selama 16 tahun sudah bergelut di dunia yang sangat riskan akan problema, seorang pengacara harus memilikii cara pikir yang cerdas dan bijaksana , karna mereka harus bisa memberikan nasihat (advis) dan pembelaan (“mewakili”) bagi orang lain yang berhubungan dengan penyelesaian suatu kasus hukum. Tapi bu anita merasa enjoy dengan pekerjaan yang dijalani selama ini, karna memang disinilah cita cita nya sedari dulu, membela kaum yang lemah dan masyarakat yang membutuhkan. Dan setelah ngobrol ngobrol seputar kartini, dinda coba brertanya apakah tetap tidak lupa untuk urusan dapur? Jawabannya beliau tentu saja ya, apalagi sang suami ternyata adalah Kepala dinas kehutanan palembang, artinya bu anita harus lebih perhatian kepada suami dan anak anak , agar suami juga dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Luar biasa ya teman dangdut,ditengah kesibukan mengurus keluarga, bu anita berhasil meneruskan perjuangan seorang kartini, apakah kita bisa? Harus!!!!!! Hidup perempuan!!!! Selamat hari kartini. (dinda aye)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: