Hal Yang Ditakutkan Didalam Sebuah Keluarga

Didalam sebuah keluarga, tentu sangat diperlukan adanya keterbukaan dan kekompakkan, karena tanpa adanya keterbukaan, kita akan merasa kesulitan untuk mengetahui hal yang menyebabkan timbulnya konflik didalam keluarga.

Tapi seharusnya kita sebagai anggota keluarga, bisa menguasai serta membaca situasi yang terjadi, sehingga kita bisa dengan segera mengatasi permasalahannya.

Misalkan kita tidak mengetahui apa yang menjadi keinginan pasangan, kita harus lebih mendekatkan diri kepada beliau, agar pasangan kita tidak pernah merasa kecewa dengan apa yang telah kita berikan untuk dia.

Untuk saya pribadi, hal-hal yang saya takutkan bila terjadi didalam keluarga yaitu ketika kita tidak bisa membuat pasangan kita bahagia. Karena itu tujuan dibentuknya sebuah keluarga yaitu membentuk keluarga yang bahagia.

Hal yang sangat ditakutkan didalam sebuah keluarga, itu tema hari ini. Banyak sekali yang bergabung untuk mengikuti tema hari ini. Baik lewat sms maupun telp, mereka berlomba-lomba untuk berpartisipasi mengikuti tema hari ini..

Dari line sms saya ambil pendapat dari Dedek “Hal yang ditakutkan didalam sebuah keluarga, ketika suami tergoda dengan wanita lain. Karena sudah 3tahun kami menikah tetapi belum juga diberi keturunan dan kebetulan juga suami kerjanya berhubungan langsung berhadapan dengan banyak orang.” Itu hal yang sangat ditakutkan oleh teman dangdut lewat sms.

Namun  jika dari line telp, saya ambil dari INE PRAMUKA menurut beliau “hal yang sangat ditakutkan dalam sebuah keluarga yaitu pertengkaran, sebisa mungkin kita harus bisa mencegah agar tidak terjadi pertengkaran didalam keluarga”

Namun,  apapun alasannya yang menjadi prioritas utama yaitu mencari jalan keluar dari setiap permasalahan yang dihadapi. Adakalanya tatkala kita merasa down dalam menghadapi kenyataan yang sesungguhnya, yang sebelumnya sudah kita wanti-wanti agar itu tidak menimpa diri kita, dan akhirnya dalam kenyataannya kita harus mengalaminya.

Jangan pernah sekali-kali menghindar dalam menghadapi masalah yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya, dan jangan jadikan masalah sebagai momok yang menakutkan, tapi hadapilah kenyataan sesuai dengan apa yang seharusnya kita lakukan. (Viana)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: