Rela di Jadikan yg Kedua?

Mencintai Orang yg sudah berkeluarga, mungkin ini salah satu momok yg sangat menakutkan untuk semua orang yg masih single, baik laki-laki atau perempuan. Pasti semuanya berharap untuk bisa hidup bahagia, tapi ketika kita dihadapkan pada kenyataan yg tidak sesuai dengan apa yg kita harapkan. Dan kita harus bersikap sedemikian rupa menjadi orang yg sempurna, bersikap mengalah, dan dewasa, walaupun pada kenyataannya kita harus terluka dan kecewa. Karena kita berfikir bahwa akan bahagia diatas penderitaan oranglain, tapi apapun alasannya, semoga kita tau batas-batasannya. Mencintai Orang yg sudah berkeluarga, itu dia tema dapur dangdut hari senin 10 Oktober 2009. Apa yg anda lakukan ketika sudah terperangkap dalam masalah ini. Apakah anda akan maju atau justru menyerah. Memang sih, mungkin ini memang pilihan yg sangat berat namun, kita disini harus bersikap adil dan tegas, harus melihat kehidupan yg akan datang.
Kalau aku, apapun alasannya tetap maju, karena aku tak perduli apapun status dia. Walaupun dia sudah berkeluarga, aku tak apa dijadikan yg kedua, asalkan dia bisa membagi waktu untukku. Itu salah satu komentar teman dangdut yg bernama SRI MEKARTI JAYA, Waduh, berani sekali jeng, ambil keputusan itu…….. (kalau viana sih, jujur….. nggak berani ambil resiko itu, mendingan mundur z deh)

Sebenarnya cintanya nggak salah cuma salah tempat aja. Memang kalau cinta rasanya selangit. Semua terasa indah dan menyenangkan. Tapi kita harus lihat realita, KALO DIA SUDAH BERISTRI, jangan percaya kalau dia katanya cinta mati juga dengan kamu. Mungkin dia sedang jenuh dengan perkawinannya dan mencari pelampiasan dan kamu yang jadi sasarannya. Saran viana sich nggak usah diterusin hubungan itu, pasti masih banyak cowok di luar sana yang masih single dan layak untuk dicintai. Kurangilah frekuensi pertemuan, ngomong baik-baik kalau kami gak mau ngerusak rumah tangga orang lain. Memang sakit, tapi akan lebih sakit lagi kalau hubungan sudah terlalu dalam dan kamu ditinggalin begitu saja.

Sekarang semuanya tergantung keputusan anda sebagai satu-satunya orang ” yang masih bebas ”. apakah anda akan terus dengan problem ini, atau anda lebih baik menyelesaikannya sebab anda sudah bisa menerka tidak akan ada solusi yang terbaik kecuali pisah. Mudah-mudahan teman-teman semuanya tak akan bernasib seperti itu. Tapi jika teman-teman mengalami hal seperti ini, apa yg akan kamu lakukan?
(VIANA)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: