Hargai perbedaan harus batasi pergaulan ?

Manusia adalah mahkluk sosial, dan tidak akan bisa hidup sendiri. Dan tidak bisa dipungkiri kalau manusia selalu membutuhkan orang lain untuk menjalani keseharian. Hal yang sama juga terjadi pada anak anak. Akan menjadi hal yang lebih parah karena anak anak belum bisa menentukan hal hal yang baik dan buruk. Anak anak cenderung lebih suka melakukan hal hal yang memang menurutnya menyenangkan. Hal inilah yang terkadang membuat anak anak menjadi salah pergaulan, karena dilingkungan pergaulannya terdapat banyak sekali perbedaan perbedaan yang bisa saja anak kita justru menjadi plagiat dari tingkah laku teman temannya. Disini dituntut peran orang tua untuk mengarahkan anaknya supaya tetap bisa bergaul dengan baik tapi juga tetap bertingkah baik. Apakah orang tua harus membatasi pergaulan anak, dan memilihkan teman untuk anak anak mereka supaya tidak salah pergaulan ?

Inilah tema Dapur Dangdut yang coba Ranie obrolin sama teman dangdut di hari Kamis, 19 Nov ’09. Seperti biasa di komentar seputar tema banyak sekali. Kebanyakan yang gabung lewat sms mengatakan kalau mengajarkan anak untuk menghargai perbedaan tidak perlu harus dibatasi dalam hal pergaulan. Hal serupa juga dikatakan penelpon namanya REgina, menurut Regina mendidik anak mengetahui dan menghargai perbedaan bukan dengan cara membatasi. Tapi lebih kepada pengarahan. Biarkan anak memilih teman temannya sendiri, kita sebagai orang tua hanya perlu mengawasi dan memberikan bimbingan, dan berikan anak anak kepercayaan.

Pendapat pendapat tersebut memang benar, apalagi anak anak adalah mahkluk yang ingin selalu merasakan indahnya bersama orang orang tersayang, termasuk teman teman. Dan kita sebagai orang tua tidak harus selalu menjadi tembok bagi pergaulan anak, kita cukup sebagai penengah. Biarkan anak bekerja sama dengan teman teman yang berbeda suku, agama, ras, dll. Dengan begitu anak anak justru akan lebih bisa bertoleransi dengan sendirinya, dan akan menghargai perbedaan.

Bagaimana menurut Anda ? Apakah mengajarkan anak uantuk menghargai perbedaan harus dengan cara membatasi pergaulan ?

(Ranie)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: